Postingan

SERUAN ADVOKASI EDISI JUNI

Gambar
Haruskah Berbuat Baik? Mahasiswa dikenal sebagai agent of change yang dipercaya bisa merubah kehidupan rakyat menjadi lebih baik. setiap kali mendengar kata mahasiswa kata pertama yang terbesit dalam pikiranku adalah tentang kemandirian. Yaa, mahasiswa adalah sosok yang s eharusnya mandiri dan bisa menyelesaikan masalahnya sendiri karena ia sudah paham betul mana yang benar dan mana yang salah. Namun, terkadang seorang mahasiswa tidak sadar akan amanah besar yang sedang ia emban. Yakni, Amanah penderitaan rakyat yang menjerit meminta disejahterakan kehidupannya. Melihat kenyataan yang ada, mahasiswa sekarang terlalu sibuk memikirkan dirinya sendiri, apalagi di kota metropolitan ini yang khas dengan slogannya “Lu, Lu. Gua, Gua!” dibalik kearoganan dirinya, ternyata mereka masih membutuhkan seseorang yang bisa membantu dirinya dalam menyusuri kehidupan kampusnya. Mereka lah yang dikenal dengan sebutan advokat kampus, yang dari akar katanya berarti ‘membela’. membela maha...
Rasanya.. Baru kemarin, kita mengelu-elukan seratus hari menuju kedatangan bulan Ramadhan. Menyematkan selalu doa 'Allahumma Baarikhlanaa fii Rajaba wa Sya'baana wa Ballighnaa Ramadhaan'. Berharap disampaikan usia untuk bertemu dengannya yang memiliki keutamaan-keutamaan yang tidak dimiliki oleh bulan yang lainnya. Rasanya.. Baru kemarin, kita bersemangat menyambut bulan Ramadhan. Berharap mendapat maghfirahnya Allah subhanahu wa ta'ala dengan selalu membaca 'Allahumma Innaka 'Afuwwun, Tuhibbul 'Afwa, Fa'fu Anna'. Rasanya.. Baru kemarin, kita memperbanyak tilawah dan sering membaca surat al-Qadr. Berharap diri yang hina bertemu dengan malam mulia, malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Rasanya.. Benar-benar baru kemarin, kita merindukannya (Ramadhan). Dan kini dia (Ramadhan) akan beranjak pergi lagi tanpa pasti kembali menemui. Rasanya.. Suara takbir yang mulai menggema memberi rasa haru menuju kemenangan. Sekaligus rasa sedih yang...

PANDUAN MEMBAYAR ZAKAT FITRAH

Gambar
Pengertian Zakat Fitrah Zakat Fitrah secara istilah adalah zakat yang wajib ditunaikan setelah menyelesaikan ramadhan, sebagai pembersih bagi orang yang puasa dari segala perbuatan sia-sia dan ucapan jorok. Hukum Zakat Fitrah Zakat fitrah hukumnya wajib bagi setiap muslim yang memiliki sisa bahan makanan sebanyak satu sha’ (sekitar 2,5 kg) untuk dirinya dan keluarganya selama sehari semalam ketika hari raya. Berdasarkan sabda Rasulullah s.a.w. sebagai berikut : Artinya : "Rasulullah telah mewajibkan mengeluarkan Zakat Fitrah (pada bulan Ramadhan kepada setiap manusia)." (HR. Bukhari – Muslim). Dalilnya adalah : 1. Dari Ibn Umar radliallahu ‘anhuma, beliau berkata: "Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah dengan satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum, kepada setiap budak atau orang merdeka, laki-laki atau wanita, anak maupun dewasa, dari kalangan kaum muslimin. Beliau memerintahkan untuk ditunaikan sebelum masyarakat beran...

RAMADHAN : MENEGUHKAN ESENSI SPIRITUALITAS DALAM IBADAH PUASA

RAMADHAN : MENEGUHKAN ESENSI SPIRITUALITAS DALAM IBADAH PUASA OLEH :  M.A Subtansi ibadah puasa Sebentar lagi bulan yang ditunggu-tunggu oleh banyak kaum muslimin akan telah tiba,  bulan yang berisi banyak hikmah dan berkah. Puasa merupakan suatu hal yang wajib untuk orang yang telah memenuhi syarat dan mampu sesuai kondisinya. Allah berfirman : "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa," (Q.S. al-Baqarah [2]: 183).  Dengan demikian maka ketika seseorang bertaqwa, maka dia harus memiliki kesalehan individual dan kesalehan sosial. Kesalehan individual kadang disebut juga dengan kesalehan ritual, kenapa? Karena lebih menekankan dan mementingkan pelaksanaan ibadah ritual Disebut kesalehan individual karena hanya mementingkan ibadah yang semata-mata berhubungan dengan Tuhan dan kepentingan diri sendiri. Sementara pada saat yang sama mereka tidak memiliki kepekaan sosial, dan kur...

KATAKAN DENGAN BAIK!

KATAKAN DENGAN BAIK! Oleh : Khairun Nisawah “Bangsat!” makiku. Mama di ujung dapur langsung melotot. Aku yang kelepasan bicara menutup mulut seketika. Merungkut dari tatapan Mama yang menjelma seolah naga. Siap menyemburkan api membara. “Ngomong apa tadi, Nak?” “Em..” keringat dingin muncul di pelipis. Aku tertawa canggung ketakutan, “Hehe, nggak kok, Mah...” Merasa Aku sudah menyesal, Mama kembali melanjutkan kegiatannya membungkus kotak bekal. Duh, selalu begitu. Ibuku satu-satunya itu tak pernah sekalipun membiarkan kata-kata kotor keluar dari mulut anaknya. Aku ingat dulu, pernah berkata kasar karena ikut-ikutan trend kawan-kawan. Pas Mama dengar, Ia langsung membawaku ke dapur, mengiriskan cabai lalu melumurinya di atas bibir. Sejak itu, Aku kapok kalau bicara jelek di depan Mama. Sayangnya, hanya di depan Mama. Namanya pubertas, rasanya nggak keren kalau ngomngnya ‘Aku-kamu.’ Siapa yang setuju kalau nggak pake kata ‘anjir’, rasanya kurang akrab? Bilang ‘bego’ da...