Postingan

Menampilkan postingan dengan label Khairun Niswah

Jangan pandang

Jangan pandang Sedikitpun Ia hanya sosok bayang Cintanya embun Sejuk memang, Namun hanya dikala pagi Belum tentu kutemuinya Dikala terik mentari Ah, sial. Aku benci jadi bodoh Aku benci jadi rindu Sendiri. Setiap hari. Menunggunya menyapa. Menunggu dan tak datang sapanya. Malu, parah. Rasa itu fatamorgana Terlalu ilusi. Terlalu khayal. Karena ku tahu Diriku cuma Tempat singgah Satu dari banyak. Yang pernah Ia kunjungi Entah kapan kembali Entah mungkin gugur atau berbunga Entah yang mana. 23 Mei 08.50 -P. F.

Ah. Hati sial.

Ah. Hati sial. Atau Kau yang sial? Atau Aku yang sial? Entah. Aku tak paham Soal bagaimana semesta membungkam Soal dunia merajam Tentang rasa di ujung senja Cerita usang di balik ruang kata Tenggelam. Gelap, rapat tertutup kenyataan. Gugur. Selesai. Sakit mungkin sampai terlalu parah Sampai tak terasa sakit. Biar. Biar cerita di ujung senja Diam dibalik coretan Tak dikenal Namun abadi. Ah, sial. -P. F.

Valentine: Bukan Cinta Sebenarnya

Valentine: Bukan Cinta Sebenarnya Oleh : Khairun Niswah Hai agan-agan dan sista-sista. Zaman now siapa yang ga tahu hari Valentine ye, kan? Hari dimana St. Valentine dihukum gantung karena katanya memperjuangkan cinta, hari dimana nama cewek-cewek Romawi dimasukkin ke dalem kotak, terus cowok-cowok bakal ambil namanya secara acak. Nanti yang namanya keambil, bakal jadi pasangan si cowok selama setahun. Hari dimana 54,9% cewek berbondong-bondong bongkar toko online buat cari cokelat atau hadiah buat pacarnya . Hari dimana penjualan kondom meningkat sampai 25% karena menyeimbangi 51% orang yang hendak melakukan seks pada hari valentine. Iya. Valentine yang itu. Valentine yang katanya hari kasih sayang dilatari sama tragedi kematian orang, dirayakan dengan kegiatan yang menghinakan cewek Romawi. Valentain yang katanya romantis buat para cewek ternyata bikin cewek-cewek itu sendiri jadi murah, karena mau-maunya beliin hadiah valentine buat cowoknya dari jauh-jauh hari. Padahal...