Postingan

Menampilkan postingan dengan label Linda Dwiyanti

Resume Buku "Robohnya Dakwah di Tangan Da’i"

Gambar
Resume Buku “Robohnya Dakwah di Tangan Da’i” Oleh: Linda Dwiyanti (Kepala Divisi Edukasi BEMP PAI 2018) Ustadz Fathi Yakan adalah sosok yang banyak menghabiskan hidupnya di lapangan dakwah dan melihat bahwa gerakan dakwah telah marak digerakkan oleh para aktivisnya. Lembaga dakwah dengan berbagai kecenderungan muncul di mana-mana, baik yang hadir secara formal maupun informal telah memberikan kegembiraan dan nuansa tersendiri. Namun bersamaan dengan itu, muncul pula realitas lain yang dapat menghambat laju gerakan dakwah dan tak lain justru lahir dari internal gerakan dakwah itu sendiri. Menurut hemat penulis, adapun penyebabnya adalah: 1.      Hilangnya Mana’ah I’tiqadiyah (Imunitas Keimanan) Imunitas keimanan yang hilang akan menyebabkan bangunan di atas pondasi pemikiran dan prinsip yang benar tidak mampu berdiri dengan tegak. Adakalanya sebuah organisasi hanya berwujud organisasi tokoh yaitu organisasi yang tegak di atas landasan loyalitas kepa...

Catatan Dunia Pendidikan: Kasus Kematian Pak Budi

Catatan Dunia Pendidikan: Kasus Kematian Pak Budi Oleh: Linda Dwiyanti Kamis (1/2) dunia pendidikan Indonesia kembali dikejutkan dengan kasus kekerasan yang dilakukan oleh seorang siswa terhadap gurunya. Achmad Budi Cahyanto (26) harus meregang nyawa di tangan muridnya sendiri yang berinisial HI (17) setelah mencoreng pipi sang murid dengan cat air. Guru kesenian SMAN 1 Torjun Desa Jrengik, Kec. Jrengik, Kab. Sampang Madura ini di diagnosa mengalami matinya fungsi utama otak atau Mati Batang Otak (MBA) yang disebabkan oleh pukulan yang dilakukan oleh muridnya tersebut. Kepala sekolah SMAN 1 Torjun menjelaskan kronologi kejadian tersebut diawali oleh pemukulan karena siswa merasa tidak terima atas teguran yang diberikan oleh sang guru ketika ia melakukan kesalahan dan malah semakin menjadi-jadi saat diperingatkan dengan mengganggu teman-temannya yang lain. Melihat tindakan tersebut, lantas Pak Budi mencoret pipinya dengan menggunakan cat air dan setelah itu tak lama kemudian san...